Buah Merah Sembuhkan Kanker Hati

Sirosis atau pengerasan jaringan pada hati telah membuat organ hati tak berfungsi. Hati tak sanggup lagi memproduksi albumin yang bertugas mencegah masuknya cairan darah ke dalam jaringan. Akibatnya, terjadi penumpukan cairan di dalam jaringan. Rongga perut pun penuh berisi cairan lantaran tersumbatnya pembuluh darah vorta yaitu pembuluh darah yang menuju ke hati. Penyumbatan itu membuat pigmen empedu terserap ke dalam darah. Akibatnya, kulit dan bagian putih mata menguning (ikterus).

Kerusakan sel-sel hati juga membuat proses pencernaan dan metabolisme terganggu. Tubuh makin kurus dan tak bertenaga lantaran tak ada asupan makanan. Apalagi, selera makan terus menurun karena gangguan pencernaan. Berbagai obat yang masuk sulit dicerna dan diserap tubuh lantaran terganggunya metabolisme. Dokter ahli pun tak mampu berbuat banyak. Secara medis penyakit tersebut tergolong sebagai penyakit yang sangat parah.

Albertin, salah seorang penderita kanker hati, lantas mencoba buah merah yang sedang ramai dibicarakan. Sejak September 2003 ia mulai mengkonsumsi buah merah 2 x sehari masing-masing 1 sendok makan. Seminggu mengkonsumsi, ada perubahan luar biasa. Pencernaan menjadi normal kembali. Frekuensi sedot pun berkurang menjadi 40 hari sekali. Karena itu, ia makin serius melanjutkan pemakaian obat itu hingga memperoleh kesembuhan total setelah 1,5 bulan mengkonsumsi.

Drs I Made Budi MSi yang pertama kali memperkenalkan buah merah (pandanus conoideus) sebagai obat. Semula ahli gizi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih, Jayapura, itu hanya ingin mengungkap kandungan gizinya. Masyarakat pedalaman yang mengkonsumsi buah merah jarang ditemukan mengidap penyakit degeneratif. Bahkan, dari data statistik setempat, mereka memiliki angka harapan hidup cukup tinggi.

Hasil analisis kandungan kimiawi buah merah itulah yang mengilhami Made untuk menjadikannya sebagai obat. Mula-mula ia melakukan serangkaian penelitian skala laboratorium. Setelah yakin akan kemampuan buah merah barulah ia mencoba kepada banyak penderita penyakit.

Albertin Salong hanyalah satu di antara hampir 1.000 pasien yang telah merasakan keampuhan buah merah. Awalnya, buah merah hanya dicobakan kepada sekitar 400 penderita kanker di berbagai daerah. Namun, karena terbukti mampu memberikan tingkat kesembuhan hingga 60-70%-beberapa di antaranya sembuh total, ia pun diminati pasien penyakit lain. Mulai dari kolesterol, asam urat, diabetes, hipertensi, flek paru, hepatitis, jantung koroner, mata, osteosporosis (pengeroposan tulang), hingga HIV.

Menurut Made, buah merah mengandung zat-zat gizi bermanfaat dalam kadar tinggi. Di antaranya betakaroten, tokoferol, asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, dan dekanoat. Semuanya merupakan senyawa-senyawa obat yang aktif. Betakaroten dan tokoferol (vitamin E, red), misalnya, dikenal sebagai senyawa antioksidan yang ampuh.(Dari berbagai sumber – Red)

2 Responses

  1. Saya mempunyai saudara di desa Mawampi wesasa kab. Jayawijaya Wamena, buah merah di tempat kami melimpah. Walau di olah secara tradisional tetap terjamin kebersihanya 100% asli. Kami jual 1 Liter Rp.600,- rb. Minat di 081280396464

  2. Info : Setelah buah merah.. Ada obat alami baru … “SARANG SEMUT” lagi2 dari tanah Wamena, ada 26 jenis sarang semut tetapi hanya 3 yg berkhasiat obat. Inya Allah dng perantara obat ini dapat menyembuhkan penyakit, SARMUT diambil dari hutan Napua di Wamena. Info sehat …. Hidup untuk berbagi, banyak saudara senang rasanya 021-56964205/0812-8039-6464 Email: umarpapua@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s